Guru Besar Departemen Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI), Prof. Dr. Ir. Suryadi, M.T., menjadi pemapar dalam Seminar Hasil Penelitian bertajuk “Optimalisasi Almatsus Dalmas Polri Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik dalam Rangka Mewujudkan Kamtibmas”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melalui Bidang Pemeriksaan dan Pengawasan Mutu (Bidrikwastu) tersebut berlangsung di Bigland Sentul Hotel & Convention, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 31 Juli 2026. Dalam materi seminar, Prof. Suryadi tercatat sebagai pemapar bersama Tim Peneliti Bidrikwastu.
Seminar dibuka oleh Kepala Puslitbang Polri, Brigjen Pol. Didi Hayamansyah, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri perwakilan sejumlah satuan kerja di lingkungan Mabes Polri, serta diikuti secara daring oleh para Direktur Samapta dan Kepala Biro Logistik Polda jajaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Puslitbang Polri dalam menghasilkan rekomendasi berbasis penelitian sebagai bahan perumusan kebijakan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan alat material khusus pengendalian massa (Almatsus Dalmas) dalam penanganan unjuk rasa yang berpotensi berkembang menjadi konflik.
Dalam paparannya, Prof. Suryadi menyampaikan hasil penelitian mengenai optimalisasi Almatsus Dalmas, yang berfokus pada analisis kondisi riil peralatan, kendala yang dihadapi personel dalam penggunaannya, serta upaya peningkatan kualitas dan penggunaan Almatsus Dalmas. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan mixed methods melalui Explanatory Sequential Mixed Methods Design, dengan mengombinasikan pengumpulan data kuantitatif melalui kuesioner dan analisis data, kemudian dilanjutkan dengan survei dan observasi lapangan, wawancara mendalam, serta focus group discussion (FGD).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kondisi Almatsus Dalmas berada dalam kategori optimal/berkualitas, dengan rata-rata skor sebesar 1,92. Meski demikian, masih ditemukan sejumlah permasalahan teknis, kuantitas, dan manajerial yang berpotensi mengurangi efektivitas penggunaannya. Kendala yang teridentifikasi mencakup aspek teknis operasional, pemeliharaan dan perawatan, sumber daya manusia, serta distribusi peralatan, termasuk keterbatasan operator kendaraan taktis yang memiliki sertifikasi kompetensi dan distribusi peralatan yang belum sepenuhnya mempertimbangkan karakteristik geografis wilayah.




Berdasarkan hasil kajian tersebut, penelitian merumuskan tiga aspek utama dalam peningkatan kualitas penggunaan Almatsus Dalmas, yakni peningkatan teknologi, peningkatan keselamatan dan profesionalisme personel, serta penguatan tata kelola dan manajemen aset. Tim penelitian juga merekomendasikan penyusunan Grand Design Modernisasi Almatsus Dalmas yang mengintegrasikan aspek teknologi, keselamatan personel, tata kelola aset, serta perkembangan dinamika ancaman dan kebutuhan operasional Polri, disertai peningkatan profesionalisme personel melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi secara berkelanjutan.
Seminar turut menghadirkan narasumber dari unsur operasional, logistik, dan akademis untuk memberikan perspektif serta masukan terhadap hasil penelitian. Keterlibatan Prof. Suryadi sebagai Guru Besar Departemen Matematika FMIPA UI dalam penelitian ini menjadi salah satu bentuk kontribusi akademisi dalam penerapan pendekatan ilmiah dan analisis berbasis data untuk menjawab permasalahan strategis di masyarakat. Kolaborasi lintas institusi tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan serta mendukung perumusan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).